Ilmu dan Amal

“Hai Rasul, sampaikanlah apa yang di turunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika  tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak  menyampaikan amanat-Nya. 
Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia.  Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir”.  QS.Al-Maaidah [5] : 67
Sabda Baginda Rasulullah SAW, "Sampaikanlah dariku,  walaupun hanya satu ayat."
Petikan Minda :
Miskin harta tidak mengapa,
tapi jangan miskin idea dan jiwa.
Miskin idea buntu di dalam kehidupan.

Miskin jiwa mudah kecewa dan derita

akhirnya putus asa yang sangat berdosa.

ASSALLAMUALAIKUM W.B.T

Showing posts with label Rasul. Show all posts
Showing posts with label Rasul. Show all posts

Sunday, April 14, 2013

TULANG SULBI (TULANG EKOR) MANUSIA dan KEBENARAN HADIST NABI SAW




Bismillahir-Rahmaanir-Rahim … Teman-teman tahu tulang sulbi manusia? Ya, itu tulang yang berada pada setiap manusia. Mau tahu seperti apa? Coba dilihat di bawah ini:

Tulang sulbi atau dengan bahasa Inggrisnya adalah Coccyx ini adalah bagian tulang dari tubuh manusia. Terletak pada bagian terbawah dari tulang belakang.

Tulang sulbi ini adalah tulang yang pertama kali ketika manusia diciptakan oleh Allah. Dari tulang inilah nantinya manusia dibangunkan pada hari akhir. Hebatnya lagi tulang sulbi ini tak akan hancur dimakan tanah.

Tulang sulbi sering disebutkan dalam hadits yaitu, dari Abu Huairah Nabi bersabda, “Sesungguhnya bagian tubuh manusia akan rusak, kecuali “tulang sulbi”, dari tulang ini pertama kali manusia diciptakan, dan dari tulang ini manusia dibangunkan dari kematian di hari akhir” (HR. Bukhari, Nasa’i, Abu Dawud, Ibnu Majah)

Dan ada satu lagi hadits tentang tulang sulbi ini:

Dari Abu Huairah Nabi bersabda, “Ada satu tulang yang tidak akan dimakan tanah. Mereka bertanya,”tulang apa ya Rasul?” Nabi menjawab” Tulang Sulbi”. (HR. Bukhari, Nasa’i, Abu Daud, Ibnu Majah)

Yakin sama hadits yang di atas tadi? Masih ragu? Hmm, Masih belum percaya. Akan ditunjukkan bahwa Allah itu maha benar. Dan Nabi itu tidak keliru dengan apa yang ia ucapkan. Dan membuktikan fakta, bahwa hadits ini benar.

Seorang dokter yang berama Dr. Othman Al-Djilani dan syaikh Abdul Majid melakukan sebuah eksperimen terhadap tulang sulbi ini. Pada bulan Ramadhan 1423 atau sama dengan 2002 di tahun Masehi di Yaman.

Mereka berdua memanggang tulang punggung berikut juga dengan tulang sulbi. Dengan gas selama 10 menit hingga sampai benar-benar terbakar (tulang-tulang berubah menjadi mereha kemudian menghitam).

Kemudian mereka berdua meletakkan potongan-potongan yang telah gosong itu pada kotak steril.

Kemudian kotak steril itu mereka bawa ke labolatorium analisa terkenal di Sanaa, Yaman. Nama labolatorium itu adalah (Al Olaki Labolatory) –> Oke, tak perlu dihapal, tidak ada dalam UN kok. Hehe

Dr. Al Olaki, juga merupakan seorang professor di bidang histologi dan pathologi di Sanaa University, di Yaman. Ia menganalisa hasil potongan-potongan tulang tersebut dan menemukan bahwa sel-sel pada jaringan tulang sulbi (coccyx) dapat bertahan terhadap pembakaran.

Ternyata hanya sel-sel otot, sumsum, dan jaringan lemak saja yang terbakar. Sementara sel-sel tulang sulbi tidak terpengaruh.

Percobaan yang diatas ini membuktikan bahwa, hadits itu benar. Tulang sulbi akan tetap akan. Tak dimakan tanah, tak hancur terbakar, tahan pada kondisi apapun. Luar biasa bukan? Itulah, hebatnya Allah.

Jika kita gali ilmu-ilmu-Nya betapa kecilnya kita ini dihadapan Allah. Dunia saja ibarat butiran-butiran pasir. Bagaimana dengan kita yang lebih kecil daripada bumi? Sungguh Allah itu maha besar maha mengetahui.

1400 tahun yang silam Nabi sudah bersabda tentang tulang sulbi ini. Sudah terbukti hingga sekarang! So, kenapa harus ragu sama Allah? :)

Keep istiqomah wal hamasah. Semoga ilmunya bermanfaat

Wednesday, April 11, 2012

Injil yang meramalkan kedatangan Muhammad.


Injil ini meramalkan kedatangan Muhammad.
Sebuah kitab lama yang dikatakan sebagai ‘Gospel of Barnabas’ ini mengandungi ramalan bahawa Ahmad (Nabi Muhammad) bakal muncul di akhir zaman telah mencetuskan minat daripada Vatican, pusat agama Kristian bermazhab Katholik untuk menelitinya dengan lebih mendalam.

 
Pope Benedict XVI sendiri telah menyatakan hasrat beliau untuk melihat isi kandungan Injil yang dikenali sebagai ‘Gospel of Barnabas’ itu.
Injil yang bertinta emas dan menggunakan medium bahasa ibunda Nabi Isa as, bahasa Aramaic dianggarkan berusia lebih daripada 1,500 tahun.
Injil berkenaan telah dijumpai sejak 12 tahun yang lalu (2000) di Turki dan kemudian disimpan daripada tatapan orang awam atas permintaan kuat dari pihak gereja kerana dibimbangi ada persamaan terhadap pernyataan al-Quran bahawa Nabi Isa a.s sendiri sudah pun memberitahu tentang kedatangan Ahmad (Muhammad saw).
Namun begitu pada tahun 2010, Injil berkenaan telah diserahkan kepada Ankara Ethnography Museum dan kemudiannya diberikan kebenaran untuk dipamerkan setelah melalui beberapa usaha pemulihan.
Isi kandungan Injil berkenaan selari dengan akidah Islam yang menyatakan bahawa Nabi Isa as adalah seorang Rasul (pesuruh Allah swt) dan bukan anak Tuhan sebagaimana yang dipercayai oleh penganut Kristian terutama yang bermazhab Katholik, Anglican dan Orthodox.
Kitab lama ini juga menyatakan bahawa Nabi Isa as tidak pernah disalib sehingga meninggal dunia. Bahkan baginda telah diangkat oleh Allah swt ke langit. Kenyataan ini ternyata amat bertentangan dengan ajaran Kristian yang berasaskan ajaran Saint Paul atau Saul of Tarsus.
Ramai cendikiawan dan ahli teologi Kristian yang telah menolak Injil berkenaan dan mendakwa ia adalah hasil kerja pada abad ke-5 atau ke-6 dan bukannya di abad pertama sepertimana yang didakwa oleh pengkaji-pengkaji Islam. Namun begitu, ramai pengkaji Islam mempercayai bahawa ia adalah Injil yang paling asli yang telah dijumpai setakat ini.
Harga salinan Injil ini dianggarkan bernilai sehingga 40 juta Lira Turki ( USD 22 juta).
Tidak sukar untuk kita memahami bahawa sudah pasti ada pihak tertentu yang sentiasa dipertikaikan jumpaan yang menggemparkan ini tetapi yang pasti ‘BENAR’ ialah firman Allah swt yang bermaksud,
“Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri al-Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian di antara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui.”- (Surah al Baqarah ayat 146)
Wallahu’alam….

Sumber: http://zainurrashid.com/
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...